Daerah  

Komisi VIII DPR RI, Turut Menyerahkan Bantuan dari Kemensos RI Secara Simbolis kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad

Kepri – Nasionalnews co.id – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI TB Ace Hasan Syadizilly mengapresiasi pelaksanaan program keagamaan, sosial, bencana, serta pemberdayaan perempuan dan anak dalam Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Berbagai program-program Kementerian Sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan lain-lain yang disalurkan dari pusat, untuk diketahui telah didistribusikan dengan baik dalam rangka memberikan bantuan kepada masyarakat khususnya di Kepri.

“Alhamdulillah dari apa yang sudah disampaikan berbagai program tersebut telah tersalurkan dengan baik walaupun tentu tantangan di Kepri ini sangat berat sebagai daerah kepulauan, tentu distribusi bantuan sosial itu memerlukan penanganan cukup besar. Karena itu Kami juga meminta kepada Kepala daerah untuk terus melakukan update kepada pemerintah pusat terkait dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DKTS),” jelas Ace, di Tanjung Pinang, Kepri, Selasa (11/10/2022). Dilansir dari akun, resmi medsos DPR RI.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi VIII DPR RI turut menyerahkan bantuan dari Kemensos RI secara simbolis kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Bantuan tersebut berupa Bufferstock penanganan bencana senilai total Rp 665,2 juta.

Tidak hanya itu, turut juga diberikan bantuan berupa Atensi Rehabilitasi Sosial untuk 20 orang lanjut usia, 50 orang korban penyalahgunaan Napza, dan 1 orang penyandang disabilitas sebesar Rp 201 juta.

Politisi partai Golkar itu menambahkan penting untuk Komisi VIII DPR RI untuk memastikan bantuan-bantuan sosial tersebut tepat sasaran.

“Bantuan-bantuan yang telah disalurkan diharapkan dapat membantu masyarakat untuk menghadapi situasi luar biasa seperti bencana alam atau pandemi Covid-19. Tentu ini upaya dari Komisi VIII DPR RI untuk memastikan bantuan-bantuan sosial itu tepat sasaran, membantu masyarakat dari berbagai kemungkinan akibat dari misalnya Covid-19 yang masih melanda sampai sekarang termasuk juga dampak dari kenaikan BBM,” jelasnya.

(Red-03/rls)