Berita  

Antisipasi Metaforsis Ex Komunis

Jakarta – Tragedi sejarah peristiwa G/30/S merupakan tragedi  kelam sejarah  bangsa Indonesia yang perlu dipetik sebagai pelajaran yang berharga untuk menghindari berulangnya peristiwa tersebut.

KH. As’ad Said Ali menceritakan Bersama mereka yang pada masa lalu berhadapan melawan kekejaman dan kebiadaban PKI. Sambil bernostalgia kami saling tukar informasi bagaimana “ metamorfosis “ ex Komunis sekarang dan kemungkinan akan  menjelma menjadi kepompong dan suatu saat berubah menjadi kumbang merah yang berbisa.

“Tentu saja hal itu bisa terjadi seperti pengalaman masa lalu yang tiba-tiba menerkam dari belakang.Jangan salah fokus dalam melihat lawan, kalau salafy dan shiah adalah kompetitor dalam berdakwah yang harus dihadapi dengan metode dakwah yang didasarkan ketinggian ilmu kita sesuai dengan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah dan diiringi dengan dakwah bilkhal,” jelas mantan Waka-BIN tersebut lewat keterangan tertulis kepada awak media Senin, 7/11/22.   

Kaum metomorfosis komunis itu memanfaatkan wabah materialisme dan kegandrungan pada peradaban sekularisme barat untuk mencari pengaruh. Kesenjangan ekonomi adalah ladang subur bagi mereka yang secara tidak kita sadari masih menyimpan dendam kesumat. 

“Mari kita hadapi dengan pikiran jernih dan menjaga semangat tali persaudaraan sebagai satu bangsa dalam menpersiapkan diri. Kalau kita siap siaga dan tahu gerakan / kiat mereka,  maka proses metamorfosis kaum komunis  akan terkendala dan gagal menjadi kumbang,” ajak KH. As’ad. (Red 01)