Berita  

Wahid Suryono Sampaikan Beberapa Program Prioritas

Depok.Nasionalnews.co.id Giatforum Rencana Kerja (Renja) Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok yang berlangsung di Kinasih Resort, Tapos, Kota Depok. Rabu (01/03/23)

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok Wahid Suryono menyampaikan beberapa program yang menjadi prioritas pada Forum Renja Tahun 2024.

“Diantara program prioritas tersebut adalah : Pertama adalah : Terkait penyajian laporan keuangan dengan target Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-13. Yang Kedua adalah : Kualitas pelayanan pajak yang harus ditingkatkan dengan melibatkan indikator tingkat kepuasan masyarakat,
sedangkan untuk program ke tiga adalah : Sistim Akuntanilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan ditargetkan menjadi nilai ‘A’ dan Prioritas yang ke empat adalah : Tercapainya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang Proporsional,”ucap Wahid.

Masih kata Wahid, strategi yang dilakukan dalam pencapaian PAD yang Proporsional dengan Integrasi sistem informasi untuk pengelolaan keuangan daerah, pengelolaan pajak, dan pengelolaan aset.

Kemudian melakukan update wajib pajak secara berkala atau periode dan meningkatkan pengawasan serta penagihan pajak yang melibatkan stakeholder.
Ia juga menambahkan berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, yang menjadi isu penting di tahun 2024. Sementara itu dikatakan Usman Haliyana Staf Ahli Wali kota Depok, Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok diharapkan terus mengupayakan peningkatan pajak daerah baik secara intensif maupun secara ekstensif. Serta berupaya secara berkelanjutan mencari peluang potensi pajak yang belum tergali.

“Termasuk mencari solusi peningkatan pajak daerah,” tambah Wahid. Saat membacakan sambutan Wali Kota Depok di acara Forum Renja BKD Kota Depok.

Wahid juga menghimbau kepada para kepala perangkat daerah penghasil retribusi untuk senantiasa meningkatkan administrasi dan melakukan inovasi dalam pengelolaan retribusi, hal ini untuk meningkatkan peran retribusi dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama masa pandemi. (SL)