Jakarta, – Nasionalnews.co.id
KH. As’ad berlatar belakang santri yang pernah mengemban tugas sebagai Wakil kepala badan intelijen negara (Waka-Bin) pada era tiga zaman presiden masa lalu, Era (alm) Gusdur, SBY, Megawati. As’ad yang dikenal low profile dan dermawan.
As’ad yang sudah purna tugas sebagai intelijen pada tahun 2010, beliau juga pernah menjabat sebagai mantan wakil ketua umun PBNU. Walaupun sudah tidak menjabat sebagai Waka-BIN dan Wakil ketua umum PBNU dia selalu sibuk dalam aktivitas keseharian. Banyak tamu yang hadir di kantor nya di kawasan tebet, Jakarta – Selatan. Sosok figur beliau masih banyak dibutuhkan banyak orang, pemikiran dan ide gagasan yang cemerang. Dikantor nya banyak yang sowan ke kyai As’ad diskusi/tukar pikiran bahkan wejangan nasehat-nasehat dari seorang kyai, yang hadir bermacam-macam tamu ada para aktivis, Jurnalis, pengusha dll. Dan ada juga pejabat yang masih aktif maupun yanv purna tugas Karena pemikiran-pemikiran beliau masih sangat dibutuhkan bagi bangsa dan negara.
“Dengan banyak kegiatan berturut-turut. Dari hari Rabu, kamis, hingga Jum’at. Akibat nya sabtu, badan terasa meriang dihari minggu saya lalu istirahat total di rumah. Menjelang sore badan Allhmulilah terasa enak kembali,” kata As’ad Said Ali dalam via selular nya, Minggu (23/7/23) kepada media, Nasionalnews co.id
Lebih lanjut diceritakan As’ad, menjelang sore badan terasa enak kembali duduk dihalaman rumah, lesehan sambil menghisap cerutu kiriman dari teman dekat. Sambil menikmati indahnya pemandangan pepohonan dirumah ditemani secangkir kopi dan menikmati langit biru yang berselimtkan awan tipis bak tirai sutera berwarna putih.
“Alangkah indahnya panorama alam pada waktu sore hari,” ujar As’ad di penghujung sellular nya.
(Red-03)












