Bekasi – Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Wakabin), KH. As’ad Said Ali, baru-baru ini menyampaikan pernyataan menyentuh mengenai rasa kehilangan yang mendalam. Dalam ungkapannya, beliau menjelaskan bahwa kehilangan sesuatu, terutama seseorang yang sangat dicintai, tidak hanya meninggalkan rasa tidak enak, tetapi juga berbagai emosi yang bercampur aduk.
“Kehilangan sesuatu akan meninggalkan rasa tidak enak. Bisa dibayangkan, kalau yang hilang itu adalah seseorang yang sangat dicintai, bukan hanya rasa kehilangan, tetapi berbagai perasaan sedih bercampur aduk dengan duka yang mendalam,” ungkap KH. As’ad Said Ali.
Dalam pernyataannya, KH. As’ad juga menekankan pentingnya berserah diri kepada Allah dalam menghadapi musibah dan rasa duka yang datang. “Hanya berserah diri kepada Allah aku pasrah dan berdoa memohon ma’unah,” lanjutnya, menunjukkan keyakinannya akan kekuatan doa untuk mendapatkan pertolongan dan ketenangan hati.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama karena KH. As’ad Said Ali dikenal sebagai tokoh yang sangat dihormati di berbagai kalangan. Ucapannya mencerminkan hikmah untuk berserah diri kepada Allah dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.
KH. As’ad menutup pernyataannya dengan harapan agar dirinya dan semua yang merasakan duka mendapatkan kekuatan dari Allah. “Amin ya Rabbal ‘Aalamiin,” tutupnya dengan penuh doa.
Pernyataan ini menjadi pengingat bagi banyak orang untuk selalu menguatkan diri dalam menghadapi ujian hidup, terutama dalam situasi kehilangan orang tercinta, serta untuk selalu berserah diri kepada Yang Maha Kuasa. (Red 01)












