Jakarta, – Karang Taruna Jakarta Pusat menggelar Rapat Kerja (Raker) di Aula Ruang Serba Guna Walikota Jakarta Pusat, dengan tujuan merumuskan program kerja strategis untuk tahun mendatang. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Abdul Salam; Ketua Karang Taruna Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Mul; Dewan Kota Jakarta Pusat, Rohiman; serta pengurus Karang Taruna dari tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Abdul Salam menekankan bahwa rapat kerja ini adalah momentum penting bagi Karang Taruna untuk mencetuskan ide-ide segar guna meningkatkan kohesivitas organisasi. Menurutnya, Karang Taruna berperan krusial dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial, terutama yang terkait dengan kesejahteraan generasi muda. “Rapat kerja ini menjadi sarana untuk mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan sosial di lingkungan kita, khususnya yang menyangkut generasi muda,” ujarnya.
Senada dengan Kasudin Sosial, Ketua Karang Taruna Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Mul, juga mengapresiasi pelaksanaan Raker ini. Ia berharap Karang Taruna Jakarta Pusat dapat merumuskan kebijakan-kebijakan strategis yang sejalan dengan perkembangan Jakarta sebagai kota global. “Saya sangat mengapresiasi pengurus Karang Taruna Jakarta Pusat yang menjalankan amanat organisasi melalui Rapat Kerja ini. Saya berharap, program-program yang dirumuskan akan mendukung visi Karang Taruna Provinsi DKI Jakarta, khususnya dalam menciptakan Taruna Preneur melalui program JakHope,” ungkapnya.
Ketua Karang Taruna Jakarta Pusat, Ahmad Mulyana, yang didampingi oleh sekretaris Fauzi, menjelaskan bahwa Raker ini bertujuan untuk menyusun program-program yang relevan dengan perkembangan zaman serta mendukung program pemerintah DKI Jakarta. “Kami ingin memastikan bahwa Karang Taruna Jakarta Pusat tidak hanya responsif terhadap kebutuhan masyarakat, tetapi juga proaktif dalam menghadirkan inovasi, terutama bagi generasi muda,” kata Ahmad Mulyana.
Rapat Kerja Karang Taruna Jakarta Pusat diharapkan dapat menghasilkan solusi nyata dan program unggulan yang mampu memperkuat peran organisasi dalam menciptakan kesejahteraan sosial.
(*)












