Bekasi – Pagi yang tenang di kediaman KH. As’ad Said Ali, mantan Wakil Kepala Badan Intelijen (Wakabin), disambut oleh kedatangan tamu tak biasa. Seekor burung Tekukur terbang ke atap rumahnya, lalu turun ke tanah untuk mencari makanan. Setelah itu, burung tersebut berpindah dari satu pohon ke pohon lainnya, bahkan mendekati tempat duduk KH. As’ad sekitar tiga meter. “Mungkin dia ingin mengajak saya ngobrol, sayang saya tidak mengerti bahasanya,” tutur KH. As’ad sambil tertawa. 29/9/24.
Peristiwa sederhana ini membawa kenangan bagi KH. As’ad kepada kisah burung Hud-Hud yang diutus oleh Nabi Sulaiman AS sebagai intelijen untuk mencari informasi tentang Ratu Balqis. Hud-Hud adalah simbol kecerdasan dan kemampuan pengamatan dalam menjalankan misi penting. Bahkan, Yaman menjadikan burung ini sebagai simbol intelijen negara mereka.
Kisah burung Hud-Hud ini dapat dibaca dalam Al-Quran, khususnya di dalam Surat Al-Naml ayat 22, di mana Hud-Hud menyampaikan laporan penting kepada Nabi Sulaiman. (Red 01)












