Jakarta – Mantan Wakil Kepala BIN, KH. As’ad Said Ali, menilai bahwa 100 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto membawa optimisme bagi masa depan ekonomi Indonesia. Salah satu kebijakan yang diapresiasi adalah suku bunga kredit bagi pengusaha kecil dan menengah yang relatif rendah, serta kebijakan harga gas yang lebih terjangkau bagi rakyat.
Menurut KH. As’ad, kebijakan ekonomi Presiden Prabowo mengingatkannya pada pemikiran ayahnya, Prof. Soemitro Djojohadikusumo, serta kakeknya, Margono Djojohadikusumo, yang merupakan pendiri Bank Indonesia. Prof. Soemitro sendiri pernah dipercaya membangun perekonomian Malaysia dan kembali ke Indonesia untuk membantu pemerintahan Presiden Soeharto dalam memperkuat ekonomi nasional.
“Kini, Presiden Prabowo meneruskan perhatian besar terhadap perekonomian rakyat, yang ditandai dengan kebijakan suku bunga kredit di bawah 14 persen untuk usaha kecil dan menengah serta harga gas yang lebih murah. Langkah-langkah ini disambut positif oleh masyarakat, membawa harapan baru bagi stabilitas ekonomi dan politik di awal pemerintahannya,” pungkasnya. 12/2/25.












