Berita  

Jelang Idul Adha Kebutuhan Hewan Qurban Naik.

Kab. Semarang – Pasar hewan Ambarawa ketika jatuh pada hari pasaran “Pon” banyak dikunjungi dari berbagai daerah. Lahan seluas di atas 3 hektar menjadi transaksional dari segala jenis binatang serta para pedagang pakaian hingga perkakas rumah tangga.

Untuk di hari – hari biasa perputaran di pasar Pon hingga mencapai milyaran rupiah. Belum menjelang Hari Raya Idul Adha kebutuhan hewan Qurban merangkak naik terutama sapi dan kambing sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang hendak berniat untuk berqurban.

Dalam pantauan awak media, keberadaan pasar Pon bukan hanya menjalankan transaksi binatang ternak , tapi juga hewan kesayangan pun ada di area pasar dengan harga fantastis

Para pedagang datang tidak hanya dari Kabupaten Semarang, tapi juga dari Demak, kota Semarang, Boyolali , Magelang, Temanggung bahkan pedagang burung dari warga Cilacap juga turut meraimakan bursa pasar Pon Ambarawa.

Menyikapi para pedagang, Kepala pasar Pon Muhamad Hidayat atau lebih akrab disapa Dayat , pihaknya memperlakukan para pedagang seperti memperlakukan layaknya saudara sendiri.

“Masyarakat pasar di lapangan itu heterogen, jadi saya perlakukan seperti saudara sendiri dengan melalui pendekatan personal agar bisa dilaksanakan secara bersama – sama” ujar Dayat di ruang kerjanya Selasa (3/6)

Dayat yang sebelumnya dinas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa dalam mengawali tugas barunya merupakan hal yang asing ketika memasuki area pasar , namum di dunia barunya ia dituntut untuk adaptasi serta mengakomodir di segala sektor dan nampaknya hal itu telah terlewati oleh Dayat

Menyinggung tentang pendapatan atau retribusi, sejak pasar hewan dipegang Dayat dalam dua (2) tahun terakhir ini terus merangkak naik mendekati target yang diharapkan Pemkab Semarang.

Seperti di akhir perbincangan , Dayat berpesan, sebagai evaluasi kepada rekan – rekan yang ada di lapangan yang sifatnya menjadi mitra diharapkan apabila ada nilai positif yang telah dijalankan untuk bisa dibantu disebarluaskan dan apabila evualuasi ada kekuramgan dalam kinerja kami sangat berharap masukan untuk dapat diperbaiki secara internal sehingga masyarakat akan memberi penilaian baik.

” Kami sangat terbuka jika kinerja kami kurang silahkan beri masukan, tapi jika evaluasi kerja kami mendapat nilai positif tolong sebarluaskan ke publik” pungkasnya (NANO)