Jakarta- Acara halal Bihalal Keluarga Besar Maluku Tenggara digalar di gedung olah raga tepatnya di Jakarta Utara, 21, Mei, 2022. dihadiri mayoritas Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya DKI Jakarta Acara halal Bihalal diawali dengan lantunan ayat Al-Qur’an, menyajikan lagu Indonesia raya dan dilanjutakan dengan sambatan panitia.

“Halal Bihalal hari ini merupakan peristiwa yang bersejarah. Karena hari ini kita disatukan dalam wadah Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya (KBMTR). Dan ini akan memperkokok Negara Kesatuan Ripublik Indonesia,” ketua panitia, MAk Refwalu S..Pd
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Reza Patria hadir mewakili Gubernur dalam sambatannya mengatakan agar kita semua terus bisa menjaga persatuan dan kesatuan demi tegaknya nkri. Ia juga berharap negara yang kaya ini bisa mensejahyerakan semua rakyatnya tidak pandang bulu.Jakarta walaupun nanti sudah tidak jadi ibu kota, tapi akan menjadi kota bisnis tetap mampu mensejahterakan warganya.
*Saya sangat mengapresiasi kepada ketua panitia panitia karena dalam kondisi yang begitu sulit masih mampu menyelenggarakan acara yang begitu merah,” kata Letjen purnawiran Jeffri Apoly Rahawarin, sebagai salah satu tokoh Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya, Sabtu, 21/5/22.
Acara halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya menjadi semakin meriah karena diselingi lagu-lagu religi dan lagu daerah dari Maluku Tenggara.
“Masyarakat Idonesia hidup di ribuan pulau, tapi bisa tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Ripublik Indonesia. Dengan kekayaan alam yang begitu kaya semoga bisa mensejahyerakan seluruh rakyat Indonesia,” kata Bidang pendidikan dan pengembangkan ekonomi.
Dalam ceramahnya, Habib Salim bin Ahmad bin Jindan minta agar seluruh keluarga besar Maluku Tenggara Raya mau saling memaafkan satu sama lain agar persaudaraan antar sesama semakin erat. Ia juga berharap masyarakat Maluku Tenggara mampu bersatu dan kompak selalu menjaga persatuan dan kasatuan. Ke depan masyarakat Maluku Tenggara bisa betkontribusi besar terhadap kamajuan bangsa Indonesia. Dan Habib mengakhiri ceramahnya dengan mengajak Masyarakat Maluku Tenggara Raya bisa mengimplementasikan nilai-nila8 Pancasiala dalam kehidupan seharu-hari. (Red 01)












