Jakarta – TikTok Shop ditutup imbas aduan pasar konvensional sepi pembeli memunculkan cerita sedih lainnya. Seperti yang terekam dari live TikTok Shop terakhir Alice Norin.
Alice Norin bersama tim masih menyempatkan live kemarin sebelum akhirnya TikTok Shop ditutup mulai pukul 17.00 WIB. Sampai detik-detik terakhir, meski sudah tak bisa menahan tangis Alice Norin dan tim terus semangat untuk menjual pakaian.
Dilihat dari laman Instagram pribadi Alice Norin, terlihat beberapa karyawannya yang didominasi perempuan menangis di belakang layar. Sedangkan Alice Norin dan dua orang karyawannya yang berada di depan kamera di detik-detik terakhir tak lagi bisa menahan air matanya.
Kemudian, semua karyawan yang ada di ruangan itu menghitung mundur menuju TikTok Shop ditutup. Alice Norin dan karyawan-karyawannya menangis dan saling menyemangati hingga berpelukan.
“Terimakasih untuk kalian semua. Terharu banget aku sama antusiasme kalian di akhir live aku hari ini. Goodbye Tiktok Shop!” tulis Alice Norin.
Mata sembab dan sesenggukan terlihat dari karyawan Alice Norin. Alice Norin berusaha menyemangati karyawan-karyawannya yangs selama ini bekerja di balik layar saat dirinya live.
“Sudah dong, semangat dong,” ucap Alice Norin.
Melihat video Alice Norin banyak dukungan yang disampaikan dan berharap kebijakan TikTok Shop ditutup tidak menutup pintu rezeki untuk yang lain.
“Tetap semangat kak alice,” tulis Inara Rusli.
“Sediihh gw jdnyaa,” kata Nafa Urbach.
“Semangat sayang!!!” ucap Richa Iskak.
Kini keranjang kuning benar-benar hilang. Tombol Shop sudah hilang dan digantikan oleh tombol Teman. Jika diklik, akan menampilkan deretan video milik orang-orang yang menjadi teman di TikTok.
Penutupan TikTok Shop ini seiring dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).
Melaney Ricardo Minta Pemerintah Lihat Nasib Afiliator, Pasca
TikTok Shop Ditutup
Melaney Ricardo sejak awal berharap pemerintah memberikan keputusan soal pro kontra TikTok Shop cs dengan bijaksana. Sore ini, TikTok Shop resmi ditutup.
Presenter dan youtuber itu mengingatkan keputusan itu juga harus dilihat dari orang-orang yang memang bekerja sebagai afiliator di platform tersebut. Jangan sampai keputusannya justru memberatkan pihak lainnya.
“Tapi kan ada orang-orang yang penghasilannya betul-betul afiliator. Jadi apa pun itu semoga diatur secara tepat dan memberikan keuntungan paling nggak untuk juga teman-teman yang berjuang sebagai afiliator,” kata Melaney Ricardo di kawasan Transmedia, Jakarta Selatan beberapa hari lalu.
Belum lagi, gaya belanja konsumen yang mulai bergeser. Sehingga ia meminta untuk pemerintah mempertimbangkan orang-orang yang mencari nafkah sebagai afiliator.
“Sebenarnya bukan terlepas effort ke pasar atau nggak, mungkin lebih ke ini ya memang sekarang dunia sudah berputar sekarang. Di digital ini segala sesuatu online, apa-apa online, apa-apa online. Satu memang lebih efisien dan kedua memang orang cari uang juga online di rumah gitu loh, nggak harus keluarkan nggak perlu macet-macetan bisa sambil momong bocah, anak kecil tetap bisa cari uang,” imbuhnya.
“Ya harus dipertimbangkan untuk orang-orang yang pekerjaan utamanya sebagai afiliator gitu,” tegas Melaney Ricardo.
Dilansir dari detikFinance, larangan itu resmi diatur dalam kebijakan yang diteken Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) pada 26 September 2023 lalu. Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Aturan itu merupakan revisi Permendag Nomor 50 Tahun 2020.
Lady Nayoan Sedih, Gara-gara
TikTok Shop Ditutup
Selebritas Lady Nayoan mengaku turut bersedih dengan ditutupnya TikTok Shop. Lady sendiri terbilang baru aktif di TikTok Shop dan kini ibu tiga orang anak tersebut sedang semangat berjualan.
“Ya sedih banget ya sebenarnya. Kan aku di TikTok baru aktif dari Juli akhir. Lagi semangat-semangatnya gitu,” kata Lady Nayoan Jakarta Selatan pada Rabu 4/10/23.
Selama live, Lady merasa ada kepuasan tersendiri terlebih sudah memenuhi target. Selain itu ia mengaku senang dapat berinteraksi dengan para pembeli dan penonton livenya tersebut.
“Dari setiap live itu ada targetnya kan, dan setiap target yang terpenuhi itu pasti ada kepuasan tersendiri gitu. Terus di TikTok kan ada interaksi sama yang belanja juga, jadi ada pengalaman tersendiri gitu,” katanya.
Namun meski sudah ditutup, Lady Nayoan mengaku ingin ada regulasi yang terbaik. Lady Nayoan juga mengaku live di TikTok sangat membantunya mencari rejeki.
“Yah, semoga ada regulasi baru yang terbaik lah. Sebenarnya itu sangat membantu banget makanya semoga bukan ditutup, tapi ada regulasi terbaik,” harapnya.
Lady Nayoan juga tak bisa apa-apa dengan peraturan pemerintah tersebut. Padahal ia meyakini berjualan di TikTok dapat membantu perekonomian ibu rumah tangga.
“Ya gimana ya, kan itu kita bisa jualan dari rumah juga. Aku sih melihat buat kayak ibu rumah tangga gitu bisa buat penghasilan tambahan,” terangnya.
Kedepannya Lady Nayoan belum tahu mau berbuat apa. Padahal target yang ia capai bisa sampai dua digit dalam omzet penjualan.
“Belum tahu juga sih, belum ada info lebih lanjut. Untuk ukuran aku, ya ada lah dua digit. Tapi itu omzet ya, bukan penghasilan aku,” pungkasnya. (red 01)


