Jakarta – Buku Kiai Miliader Tapi Dermawan karya Mas’ud Adnan telah memasuki cetakan kedua. Naiknya euphoria buku ini, diikuti dengan bedah buku di beberapa wilayah Indonesia. Pada Selasa 23/8/22, bedah buku akhirnya dilaksanakan di Kantor Dewan Pers Jalan Kebon Sirih, Jakarta.
Buku Kiai Miliarder Tapi Dermawan adalah catatan jurnalistik dari kisah hidup Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA. Siapa sangka, dibalik sosoknya yang sederhana, ia adalah pendiri dan pengasuh dari Pondok Pesantren Amanatul Ummah.
Perlu diketahui bahwa Pondok Pesantren Amanatul Ummah adalah salah satu pesantren tersohor di Indonesia. Memiliki 12 ribu santri aktif, lulusannya telah menempuh pendidikan tinggi di berbagai belahan dunia.
Mas’ud Adnan selaku penulis dari buku “Kiai Miliarder Tapi Dermawan” mengatakan Santri Amanatul Ummah ini hebat banyak yang diterima seperti Mesir, Maroko, Rusia, Cina, itu sudah biasa langganan di santri beliau. ITB, Unair, hampir kebanjiran santri.
Dalam buku “Kiai Miliarder Tapi Dermawan” setebal 424 halaman ini, diceritakan secara rinci kisah dan prestasi KH. Asep. Dahulu, KH. Asep sempat jatuh miskin sepeninggal ayahandanya yang juga merupakan pendiri Nadhatul Ulama, KH. Abdul Chalim.
Adnan melanjutkan, KH. Asep tidak patah semangat, ingin kuliah, ingin belajar di tengah kesulitan ekonomi yang mendera dalam hidupnya. KH. Asep dengan penuh kegigihan, semangat yang tinggi, ternyata sukses menjadi seorang guru besar.
“KH. Asep adalah satu-satunya Kiai yang agenda pengukuhan Guru Besarnya didatangi langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo,” lanjut Adnan.
Kiai Asep juga suka membagikan uang. Istrinya cerita kalau beliau tidak kuat dan gatal tanganya kalau tidak memberikan uang kepada orang lain.
Kiai miliarder yang dermawan sederhana membuat takjub orang-orang yang mengenalnya. Pasalnya, KH. Chalim tidak pernah menunjukkan kekayaannya, tapi senang membagikan rezeki kepada yang membutuhkan.
Menurut Wahyu Muryadi selaku Ketua Umum Forum Jurnalis Wakaf Indonesia. Kendaraan beliau adalah doa.
Ia juga mengamini kehebatan KH. Asep. Sosoknya yang gigih dan dermawan, mengantarkannya menjadi tokoh yang menginspirasi.
KH. Asep mengawali segalanya dengan doa dan jubahnya semangat menggali ilmu. Semua ucapan dan tindakannya bisa menginspirasi. (Red 01)












