Bogor. Nasionalnews.co.id – mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dewantara angkatan E32 ABC gelar bazar kewirausahaan di halaman KNPI Kabupaten Bogor berjalan sukses. Minggu, (19/06/22)
Sebanyak 30 stan UMKM dengan menyajikan berbagai macam makanan hasil olahan para mahasiswa STIE Dewantara mendapat sambutan hangat baik dari para alumni maupun dari warga sekitar yang datang.
Selain makanan dan minuman juga menyediakan penjualan minyak goreng dengan harga yang murah. Ketua Panitia pelaksana yakni Muslim mengatakan saat di jumpai di lokasi bazar mengatakan, “kalau dilihat animo masyarakat dan para alumni cukup tinggi. Sebelum hari pelaksanaan kita udah sebarkan pamflet, player dan brosur, kita juga undang para alumni untuk hadir memeriahkan acara ini.”ucap Muslim
Masih menurut Muslim bahwa, “bazar yang di lakukan saat ini adalah bagian dari mata kuliah kewirausahaan STIE Dewantara kita buka 30 stan dan di ikuti oleh 90 mahasiswa. Tujuannya adanya bazar ini biar semua mahasiswa tahu tentang usaha, tentang bisnis fan kelak mereka mau untuk berwirausaha sekaligus mendapatkan hasil memenuhi kebutuhan mereka sendiri,”ucapnya.
Menurut Ketua harian STIE Dewantara yakni Suhendra mengatakan bahwa, “Jadi dengan adanya giat bazar ini jiwa kewirausahaan dapat timbul, dan ini bagus karena bisa membantu dirinya sendiri baik itu buat bayar kuliah atau keperluan lainnya, jadi bisa dengan berwirausaha dan nggak perlu malu. Dengan adanya bazar ini kita terjun langsung dan berinteraksi dengan masyarakat tentang usaha yang sedang kita jalani,”ucap Suhendra saat dijumpai di halaman KNPI Kota Bogor.
Menurut salah seorang mahasiswa peserta bazar”mengatakan bahwa, “apalagi sekarang kan kondisi pandemi banyak dunia usaha tutup. Nah, banyak hal yang bisa di ambil dengan adanya kondisi seperti ini, semua saat ini serba lewat online, tanpa sewa tempat pun bisa jualan, peluang ini bisa dilakukan siapapun dan di manapun yang intinya tidak perlu malu dengan adanya kegiatan ini kuta sangat senang dan berharap perekonomian kita kembali bangkit,” tuturnya.
Menurut Zeze Zakariah Hamzah ketua program studi. “hari ini memang perdana di kita di luar, biasanya di kampus karena kebetulan pandemi ya jadi kampus juga offline dan online. Di sini semua keperluan bazar mereka yg urus kita serahkan kepada mereka. Kalau di sini kan kita sewa dengan gedung KNPI, artinya konsumennya bukan hanya mahasiswa ada orang luar, mereka juga dapat berinteraksi langsung dengan warga sekitar dan mereka akan tahu produk kita, kekurangannya apa, kelebihannya apa, itu nanti sebagai bahan evaluasinya. Jenis kuliner yang mereka tampilkan mereka sendiri yang siapkan, ragam menu bisa di cari info dari web dan sebagainya, dari situ akan muncul ide sendiri agar usaha yang mereka rintis dengan usaha bersama dapat laku terjual,”tutur Zeze.
Dosen Pembimbimbing Saiful Anwar juga mengatakan bahwa, “bagaimana mereka bisa mempraktekkan kewirausahaan di dalam kehidupan sehari-hari, semoga semua jadi wirausahawan muda yang handal dan semua bisa membantu perekonomian keluarga,”ucapnya
Acara bazar kewirausahaan STIE Dewantara Angkatan E32 ABC 2022, yang dilaksanakan di halaman gedung KNPI Jl.Tegar Beriman Bogor, dibuka oleh Ketua STIE Dewantara yakni ibu DR. Yasnimar Ilyas.MSI.
Menurut ketua STIE Dewanrara, DR. Yasnimar. MSI. STIE Dewantara Sudah menghasilkan 150 entrepreneur baru yang dapat membantu program pemerintah dalam menciptakan lapangan dan program unggulannya adalah kewirausahaan yang dapat menghasilkan entrepreneur-entrepreneur muda.
“Alhamdulillah yang ada di bazar di sini rata-rata sudah lulusan- lulusan pkkm pada program tahun pertama dan Alhamdulillah kita tahun ini juga mendapatkan lagi pendanaan dari kementerian pendidikan untuk program kompetisi kampus merdeka dan otomatis program kewirausahaan ini akan kita lanjutkan pada tahun ini supaya menghasilkan lebih banyak lagi entrepreneur muda dari STIE Dewantara itu yang pertama dan yang kedua program kewirausahaan ini bukan hanya di kampus saja harapannya dari program ini adalah menghasilkan para pengusaha-pengusaha muda,” ucapnya.
Masih kata Ketua STIE Dewabtara, “karena dari program kompetisi kampus merdeka sudah ada yang menghasilkan omset yang cukup besar, ada yang mencapai satu bulannya 300 juta, omset yang cukup besar. Ini program unggulan kita sehingga nanti kedepannya kita tidak lagi menjadi pekerja tapi sudah menciptakan lapangan kerja jadi semua di sini menjadi wirausaha muda yang dapat membantu pemerintah untuk menghasilkan para intertrainer muda yang mandiri yang juga bisa memberikan peluang lapangan kerja bagi masyarakat,”tegasnya. (SL)













