Berita  

Hari Pers Nasional 2026 di Banten: Pers Sehat, Ekonomi Kuat, Bangsa Berdaulat

Serang – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Provinsi Banten pada 6–9 Februari 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus peneguhan peran strategis pers dalam menjaga kedaulatan bangsa. Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Kuat, Bangsa Berdaulat”, HPN tahun ini menekankan pentingnya integritas moral dan profesionalisme insan pers di tengah arus informasi yang kian kompleks.

Tema tersebut diterjemahkan ke dalam nilai-nilai utama pers, yakni sehat secara moral, profesional dalam kerja, jujur dan berimbang, serta berpihak pada kepentingan publik. Pers yang sehat dinilai menjadi fondasi utama bagi bangsa yang kuat, karena dari informasi yang benar lahir kepercayaan publik. Kepercayaan itulah yang kemudian menumbuhkan kemandirian, stabilitas sosial, serta daya saing ekonomi nasional.

Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), As’ad Said Ali, menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab konstitusional yang tidak ringan. Menurutnya, pers harus tetap independen, tidak tunduk pada tekanan kekuasaan maupun kepentingan ekonomi sempit, serta senantiasa berpihak pada kepentingan publik.

“Pers mesti terus independen dan selaras dengan konstitusi. Selain itu, pers juga harus berpihak kepada publik. Yang lebih penting lagi, pers harus menjaga kejernihan nalar publik di tengah era singularitas informasi,” ujar As’ad Said Ali saat diwawancarai media Nasionalnews. 8/2/26.

Ia menjelaskan, di era banjir informasi dan percepatan teknologi digital, masyarakat rentan terjebak dalam disinformasi, manipulasi opini, dan polarisasi. Dalam konteks inilah pers dituntut tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi penjernih ruang publik dengan kerja jurnalistik yang beretika dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan HPN 2026 di Banten juga diharapkan mendorong sinergi antara pers, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat sipil dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat. Pers yang kuat dan dipercaya publik diyakini mampu menjadi penggerak ekonomi nasional sekaligus penjaga nilai-nilai demokrasi.

Melalui HPN 2026, insan pers diajak untuk kembali pada khitahnya: menjadi pilar keempat demokrasi yang menjaga kebenaran, memperjuangkan kepentingan publik, serta berkontribusi nyata bagi terwujudnya bangsa yang berdaulat. (Red 01)