Berita  

Maria Eny : Pasca Pensiun nekuni Usaha Kue

Salatiga, Nasionalnews.co.id – Seperti pada tahun sebelumnya , menjelang Idull Fitri maraknya penjaja berbagai aneka kue untuk menu Lebaran.

Seperti pantauan awak media , diatas rata rata para penjaja kue bersifat musiman dengan menggunakan strategi market secara oneline atau hasil produk nya di poshting melalui WAG

Lain halnya seperti Maria Eny Supadmi , wanita kelahiran Kutoarjo ini menekuni usaha kue sejak ia memasuki masa pensiun sebagai pendidik di sebuah sekolahan swasta di Klaten.

Ketika ditemui dirumah produksi nya , di lingkungan Perum YKP Pandan Simping Prambanan Klaten , Maria Eny tengah sibuk melayani bebarapa pesanan dalam dan luar kota untuk bingkisan Lebaran.

” Setelah saya tidak lagi ngajar , awalnya mencoba produksi kue dengan modal awal 1 juta , sebetulnya usaha awalnya untuk kegiatan tapi dengan perjalanan menjadi routinitas” ungkap Eny

Seperti produk unggulannya kue Bolen Pisang coklat , Eny hanya mematok harga 35 ribu dan kue Nastar putri Salju 75 ribu. Dalam keterangannya , semua kue yang di produksi tidak menggunakan bahan pengawet maupun pewarna.

Untuk saben harinya Maria Eny dalam merambah pangsa pasar masih berkutat pada internal teman teman terdekatnya.

Salah seorang pelanggan yang bisa dijumpai mengatakan , kue yang di produksi bu Maria Eny selain harga terjangkau juga tentang aroma dan kwalitas tidak diragukan lagi. ( NANO )