Berita  

Ngopi Bareng dengan Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo ST.,MSi.

Jakarta, Nasionalnews.co.id – pada Kamis 13 Januari 2022 tepatnya di hotel Swiss Bell Inn, TB Simatupang Jakarta Selatan ada diskusi  dengan tema ” Investasi dan Ekonomi Kerakyatan”. Turut hadir dalam acara tersebut,  Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST.,MSi. dan Ikatatan Mahasiswa Pemalang (IMP) se-jabodetabek. Sebagai Nara sumber, adalah M. Pradana Indraputra yang merupakan staf khusus menteri investasi dan Bupati Pemalang Sendiri.

“Pemalang memang punya potensi yang sangat luar biasa, dan akan kita kembangkan, bukan hanya desa tapi juga di central kota Pemalang. Kabupaten Pemalang ini terdiri dari 211 desa dan 11 Kelurahan, dan memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Melihat hal tersebut memang kita butuh lebih banyak program-program ke desa, karena harapan kami, pembangunan ini bisa merata, bukan hanya di desa saja tapi juga kota, intinya semua akan merasakan pembangunan di Kabupaten Pemalang secara menyeluruh,” jelas Mukti dalam diskusi tersebut.

Dalam hal investasi kata Bupati Pemalang itu,  Pemerintah Daerah akan mensuport, memfasilitasi dan mendukung investor , dan apapun yang masuk kabupaten Pemalang, apa yang dibutuhkan investor  akan dipenuhi.

“Kami sudah memberikan kemudahan untuk perizinan dan memfasilitasi apa yang mungkin diperluksn oleh para investor, terutama memang kita akan menyediakan dan menyiapkan infrastruktur utamanya yaitu Jalan, supaya semua jalan di wilayah kabupaten Pemalang itu halus, karena kami yakin kalau Jalan halus rezeki mulus,” lanjut Mukti.

Ia melanjutkan, bahwa sudah banyak hal yang sudah dilakukan, program-program yang sesuai dengan visi misi Kota Pemalang yaitu Pemalang AMAN (Adil Makmur Agamis dan Ngangeni).

Menurutnya, program-program tersebut direalisasikan lewat program Dewi Desi Dedi dan Koin, semua ini adalah program bersama dari Mulai: 1.Dewi (Desa Wisata). 2. Desi (Desa Sinergi). 3. Dedi ( Desa Digital). 4. Koin ( Kota Industri).

Program Kabupaten Pemalang dengan Dewi Desi Dedi dan Koin adalah program strategi unggulan, mulai dari Dewi adalah konsep pengembangan destinasi destinasi yang ada di Desa-desa, karena Desa-desa di Kabupaten Pemalang punya potensi yang sangat besar dan sangat luar biasa,

“Untuk Program Desi dan Dedi Ini, program ini kita akan aplikasikan dengan dikembangkan didesa untuk meningkatkan pelayanan dan juga termasuk promosi dari keberadaan desa wisata tadi, sehingga kita bisa mengikuti perkembangan zaman dimana Aplikasi yang berbasis didigital ini bisa langsung bersinergi dan diakses langsung oleh semua orang, karena hal informasi tersebut memang perlu dan dibutuhkan, dan kedepannya semua desa di Kabupaten Pemalang akan terpasang jaringan internet,” tambah Mukti.

Dan untuk untuk program Dedi (Desa Digital) adalah aplikasi untuk menulis, untuk layanan masyarakat dan meningkatkan informasi aktual dengan Desa Wisata yang dimaksud, dengan pola informasi Desa Sinergi antar desa, sehingga nanti tiap Desa harus ditunjang dengan Layanan Digital/internet.

“Untuk Program KOIN ( kota Industri) artinya kita akan bangun kawasan-kawasan industri di beberapa tempat untuk mengembangkan dan meningkatkan daerah, terutama peningkatan ekonomi dan mengurangi pengangguran yang ada di wilayah Kabupaten Pemalang,” ujanya.

Mengenai Produk pertanian khas Pemalang menurutnya sangat banyak, Seperti kimoditi Nanas yang rasanya manis, penyebutan namanya adalah Nanas Madu, rasanya manis luar biasa, 

Selain Nanas Pemalang juga punya mangga, dan khusus untuk mangga Ini Istimewa, ciri istimewanya diantaranya pernah kita lombakan di Istana Negara, dan Mangga Pemalang menjadi pemenangnya, makanya mangga ini dinamai Mangga Istana.

“Nah kalau bicara soal makanan/kuliner khas Pemalang, kita juga memberikan banyak variasi kuliner dan makanan khas Pemalang, ada bandeng montok, ada olahan-olahan nanas, ada kepiting gemes, ada Grombyang, dan ada juga lontong dekem, sate loso dan masih banyak lagi,” pungkasnya.

Terakir Bupati Pemalang berharap kepada para mahasiswa yang tergabung dalam ikatan mahasiswa Pemalang nanti bisa memberikan kontribusinya ke Pemalang sebagai putra daerah.

Bupati Pemalang dalam pesan penutupnya mengatakan ” apa yang bisa kita lakukan untuk Pemalang, Jangan tanyakan apa yang bisa didapatkan dari apa yang kita kerjakan,”.

Sementara Staf khusus menteri investasi M.Pradana Indraputra menyampaikan Perlu investasi yang besar untuk mengolah sumber daya alam. Tahun 2021 pemerintah sudah menyetop expor nikel dan tahun berikutnya akan ada banyak sumber daya alam yang diolah sendiri kemudian diexpor dalam bentuk barang jadi sehingga memiliki nilai tambah yang tinggi

“Dampak dari menyetop expor bahan mentah nikel Indonesia mengalami surplus dangang dengan China dan ini merupakan prestasi karena jarang negara yang bisa surplus dagang dengan China,” paparnya.

Pradana mengatakan Presiden  Jokowi sangat percaya diri dan optimis Indonesia akan menjadi negara industri besar di dunia. Ini bukan isapan jempol karena Indonesia memang memiliki sumber daya alam yang melimpah

Menurutnya, generasi hari sangat beruntung karena hidup di mana perkembangan teknologi informasi begitu pesat. Dengan teknologi informasi ini, menjadi pengusaha semakin mudah dan murah. Dengan hanyamodal smartphone seseorang bisa merintis usaha tidak seperti dulu kalau mau menjadi pengusaha harus mengeluarkan modal besar.

Waktu awak media, Nasionalnews menyinggung mengenai perkembangan  metaverse, di mana dunia realita akan terdigitalisasi dalam ruang virtual, Pradana optimis generasi muda Indonesia siap dan akan mampu beradaptasi dengan dunia metaverse. (Red 01)