Jakarta. Nasionalnews.co.id Masih dalam situasi dan suasana Idul Fitri, keluarga besar Forum silaturahmi (Fosil) Alumni SMAN.64 angkatan Tahun 87 lakukan Halal Bi Halal di kediaman Bapak Imu, Jl. Asri 3, Rt 05/05 No 20, kelurahan pondok Rangon, Jakarta timur.
Acara halal bihalal ini di hadiri oleh 60 orang alumni, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Minggu, (22/5/22)
Acara halal bil halal ini di isi dengan tausiyah, yang di bawakan oleh ustad Hasan Malakai, di mana beliau juga bagian dari alumni.
Dalam tausiyahnya Hasan mengatakan, ” kita berharap dengan halal bil halal ini jalinan tali silaturahmi antar sesama alumni semakin dikuatkan, menjalin ukhuwah Islamiyah yang di ajarkan baginda Rosulullah SAW. Dengan ajang halal bil halal ini akan tetap terjalinnya tali siraturahmi dan tali persaudaraan yang kuat karna hal ini juga akan membukakan pintu rezki yang seluas-luasnya,” ucapnya.
Sebagai ketua Fosil, Abdul Rosyid menyampaikan bahwa, “acara halal bil halal ini memberikan suatu harapan bagaimana Fosil kedepannya. Dari giat ini kita akan melihat sampai sejauh mana kekompakan dan ikatan persaudaraan sesama alumni membentuk kekompakan, kerjasama, saling peduli antar alumni, agar silaturahmi tetap berjalan. Dengan siraturahmi akan membentuk jiwa yang selalu energik, penuh semangat bahkan awet muda,” tegas Rosyid.
Dalam acara halal bil halal ini pun dibalut dengan kegiatan bakti sosial dengan memberikan santunan bagi keluarga alumni yang masih perlu di perhatikan, dan perlu di bantu, dengan sedikit rezki yang di miliki oleh Alumni, serta di berikan langsung oleh ibu Indah selaku alumi. “Hal ini merupakan bentuk kepedulian sesama Alumni, giat aksi sosial ini juga sudah di agendakan yang nantinya akan di realisasikan dalam acara siraturahmi berikutnya,” ucap Rosyid.
Imu selaku tuan Rumah dalam acara Halal Bi Halal ini, mengatakan bahwa, “saya bersyukur sekali acara ini bisa terselenggara dengan baik, karena acara ini di selenggarakan seperti, “tahu Bulat”, artinya acara ini sifatnya dadakan dan spontan, tanpa adanya kepanitian khusus. Kita hanya berkumpul, tentukan hari dan tanggal. Inilah hasilnya,” Ucap Imu sambil tertawa lepas sambil seruput kopinya.
Masih banyak harapan untuk Fosil kedepannya baik di angkatan 87, 88 maupun 89. “Tetap solit dan kompak, semakin lebih di eratkan lagi dalam ikatan jalinan tali silaturahminya,” tutup Rosyid. ( SL).












