Jakarta, – Sebagai lembaga penyelenggara pemilu KPU dituntut mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, mandiri, berintegritas serta transparan sehingga KPU dan produk yang dihasilkannya akuntabel dan mendapatkan kepercayaan publik.
Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan Tim Seleksi yang dapat bekerja dengan jujur, adil, efektif, efisien, transparan, bertanggung jawab dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Hal ini disampaikan, Anggota KPU Parsadaan Harahap saat membuka Pembekalan Tim Seleksi Calon Anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota Gelombang IX pada 1 (satu) Provinsi dan 27 (dua puluh tujuh) Kabupaten/Kota di 7 (tujuh) Provinsi Periode 2023-2028, di Jakarta, Sabtu, (30/9/2023).
Menurut Parsa, aturan jangan mengikuti kebijakan, tetapi kebijakan yang mengikuti aturan. Proses seleksi dimonitor dan dipantau oleh banyak pihak, termasuk juga ada risiko-risiko secara substantif yang sudah dibacakan dalam pakta integritas.
“Saya berharap proses pembekalan dalam kondisi solid dan kompak. Timsel agar mampu melakukan penjaringan dan penyaringan kandidat calon KPU kabupaten/kota yang mencerminkan sifat nasional, tetap, dan mandiri. Timsel yang telah di tetapkan untuk segera melakukan sinergi secara internal dan eksternal demi soliditas pelaksanaan Seleksi,” kata Parsa.
Lanjut Parsa, tim seleksi calon anggota KPU provinsi dan calon anggota kabupaten/kota dituntut tidak hanya memahami terkait substansi seleksi, namun juga harus memiliki kemampuan kepemiluan, managerial yang baik, mampu membangun team work/networking yang baik, netral/independen serta berintegritas.
Masih dalam arahan pembekaan, Mochammad Afifuddin dalam pengarahan menyampaikan terima kasih atas kesediaan dan dedikasi, bersedia menjadi timsel yang merupakan perpanjangan tangan dari KPU RI dan berharap di tangan timsel muncul calon anggota KPU terbaik. KPU merasa sangat terbantu dengan timsel yang dalam beberapa waktu ke depan akan berjibaku dengan berkas-berkas administrasi.
Sementara itu Mellaz menaruh harapan yang sangat tinggi atas kesediaan dari timsel. Dengan segala keterbatasan yang ada, Mellaz minta melihat Pemilu dan Pilkada 2024 sebagai momentum yang luar biasa. Timsel yang hadir dalam pembekalan menurut Mellaz, punya kontribusi besar terhadap Pemilu 2024, yakni membantu KPU dalam menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada 2024 secara sukses. (humas kpu)












