NASIONALNEWS.CO.ID – Komisi Yudisial (KY) telah resmi menetapkan 9 Calon Hakim Agung (CHA) dan 3 calon hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) di Mahkamah Agung (MA) untuk diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) guna memperoleh persetujuan.
Penetapan ini diumumkan setelah rapat pleno KY pada tanggal 11 Juli 2024 di Gedung Komisi Yudisial, Jakarta Pusat. Mukti Fajar Nur Dewata, Anggota KY sekaligus Juru Bicara, mengungkapkan bahwa para calon yang lolos telah melewati serangkaian tahapan seleksi yang meliputi administrasi, kualitas, kesehatan, kepribadian, serta wawancara terbuka.
“Dua belas nama yang diusulkan untuk mendapatkan persetujuan itu dengan komposisi 3 CHA kamar Pidana, 1 CHA kamar Perdata, 1 CHA kamar Agama, 1 CHA kamar Tata Usaha Negara, 3 CHA kamar Tata Usaha Negara khusus Pajak, dan 3 calon hakim ad hoc HAM di MA,” papar Mukti Fajar Nur Dewata. Rabu (17/7/2024).
Mukti Fajar menegaskan bahwa KY memastikan semua calon yang diusulkan telah memenuhi standar kompetensi dan integritas yang telah ditetapkan, dengan melibatkan partisipasi publik dalam penelusuran rekam jejak dan wawancara.
KY menyampaikan apresiasi kepada media dan publik yang telah membantu mengawal dalam pelaksanaan seleksi ini, sehingga KY dapat menjalankan seleksi ini secara transparan, partisipatif, dan akuntabel serta menghasilkan calon hakim agung dan calon hakim ad hoc HAM di MA yang berkualitas dan berintegritas.
Dalam kesempatan itu, Anggota KY selaku Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY M. Taufiq HZ memaparkan daftar lengkap nama calon hakim agung dan calon hakim ad hoc HAM di MA yang diusulkan KY ke DPR. “Pengumuman Nomor: 11/PENG/PIM/RH.04.06/07/2024 tentang Kelulusan Seleksi Calon Hakim Agung Republik Indonesia Tahun 2024.
Adapun nama-nama Calon Hakim Agung Republik Indonesia yang lulus seleksi sebagai berikut:
Kamar Pidana
1. Abdul Azis, S.H., M.H. (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Medan)
2. Annas Mustaqim, S.H., M.Hum. (Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA RI)
3. Aviantara, S.H., M.Hum. (Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Manado)
Kamar Perdata
1. Ennid Hasanuddin, S.H., C.N., M.H. (Panitera Muda Perdata Mahkamah Agung
RI)
Kamar Agama
1. Dra. Hj. Muhayah, S.H., M.H. (Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda)
Kamar Tata Usaha Negara
1. Dr. Mustamar, S.H., M.H. (Inspektur Wilayah III Badan Pengawasan Mahkamah
Agung RI)
Kamar Tata Usaha Negara, khusus Pajak
1. Dr. Diana Malemita Ginting, Ak., S.H., M.Si., M.H. (Auditor Utama pada Inspektorat
II, Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan)
2. L.Y. Hari Sih Advianto, S.S.T., S.H., M.M., M.H. (Hakim Pengadilan Pajak)
3. Tri Hidayat Wahyudi, S.H., M.H., Ak., MBA (Hakim Pengadilan Pajak)
Selanjutnya,
Taufiq mengumumkan Pengumuman Nomor:
12/PENG/PIM/RH.04.06/07/2024 tentang Kelulusan Seleksi Calon Hakim ad hoc HAM di
MA Tahun 2024, yaitu:
ad hoc HAM di MA
1. Prof. Dr. Agus Budianto, S.H., M.Hum (Dosen Fakultas Hukum Universitas Pelita
Harapan)
2. Bonifasius Nadya Arybowo, S.H., M.H. Kes (Hakim Ad Hoc Tipikor pada
Pengadilan Negeri Bandung)
3. Dr. Mochammad Agus Salim, S.H., M.H. (Dosen S-2 Fakultas Hukum Universitas
Trisakti)
Daftar lengkap nama-nama calon hakim agung dan hakim ad hoc HAM di MA yang diusulkan KY ke DPR telah diumumkan. Proses seleksi ini juga telah berjalan transparan, partisipatif, dan akuntabel, menghasilkan calon-calon yang diharapkan berkualitas dan berintegritas untuk mengabdi di MA.
“Keputusan KY bersifat final dan tidak dapat diganggu-gugat.” pungkas Taufiq. (Ramdhani)












