Berita  

Pelindo Perluas Peluang Ekspor Produk UMK Binaan ke Bangkok

Bangkok, Juli 2026– PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus mendorong peningkatan daya saing Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Indonesia dalam menjangkau pasar global melalui pendampingan, promosi produk, dan pertemuan bisnis dengan calon mitra internasional. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu UMK binaan Perseroan memperluas jejaring sekaligus meningkatkan kesiapan dalam memasuki pasar ekspor.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan memfasilitasi tiga UMK binaan pada Mega Halal Bangkok 2026 yang berlangsung pada 15–17 Juli 2026 di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Thailand. Ketiga UMK tersebut memperoleh kesempatan memperkenalkan produknya kepada importir, distributor, investor, dan pelaku usaha dari berbagai negara.

Group Head Keberlanjutan Korporasi Pelindo, Usman Saroni, mengatakan keikutsertaan UMK binaan dalam pameran internasional merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL Pelindo untuk mendukung pengembangan UMK secara berkelanjutan.

“Melalui Program TJSL, Pelindo tidak hanya memberikan pembinaan dan peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga membuka akses promosi, pemasaran, dan jaringan bisnis internasional yang dapat meningkatkan daya saing serta memperluas peluang ekspor produk unggulan Indonesia,” ujar Usman Saroni.

Tiga UMK yang mengikuti kegiatan tersebut adalah PT Bangkit Wangi dengan produk teh premium Indonesia, PT Cardimus yang memproduksi bawang putih hitam atau black garlic, serta Prospero Food dengan produk minuman cokelat premium berbahan baku kakao Indonesia.

Selain mempromosikan produk, ketiga UMK mengikuti kegiatan business matching dan penjajakan kerja sama dengan calon mitra. Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk mengenali kebutuhan pasar, memperoleh masukan terhadap produk, serta membangun komunikasi bisnis yang dapat ditindaklanjuti.

Salah satu UMK binaan, PT Bangkit Wangi, berhasil menjalin komunikasi dengan 33 calon pembeli dari Singapura, Inggris, Malaysia, Filipina, Thailand, Uni Emirat Arab, India, Arab Saudi, Myanmar, Qatar, Jepang, Afrika Selatan, dan Indonesia, dengan estimasi potensi transaksi sebesar USD61.000.

Direktur PT Bangkit Wangi, Robby C. Kusnandar, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pelindo sejak proses pembinaan hingga fasilitasi keikutsertaan dalam pameran tersebut.

“Keikutsertaan ini membuka peluang pasar internasional yang besar bagi produk kami. Kami berharap Pelindo terus memperluas program pembinaan UMK, memperkuat pendampingan ekspor, serta membuka lebih banyak akses business matching agar semakin banyak UMK Indonesia mampu naik kelas dan bersaing di pasar global,” ujarnya.

Pembinaan UMK yang dijalankan Pelindo mencakup peningkatan kualitas usaha, sertifikasi produk, digitalisasi, penguatan kemampuan manajerial, serta fasilitasi promosi dan pemasaran. Program tersebut diarahkan untuk membantu UMK meningkatkan kesiapan dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.

Ke depan, Pelindo akan terus bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas kesempatan usaha bagi UMK binaan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong lebih banyak produk unggulan Indonesia menjangkau pasar global sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.