Bekasi.Nasionalnews.co.id Aksi bersih-bersih pantai bersama adalah salah satu bentuk edukasi melalui aksi nyata yang
umumnya ditujukan kepada masyarakat pesisir. Keterlibatan dalam menangani masalah
lingkungan memerlukan partisipasi berbagai
pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat umum.
Pada kesempatan ini,
BEM Vokasi Universitas Indonesia 2023,
melalui programnya, GERTAKAU (Gerakan Tanam Bakau) mengambil peran dalam
upaya tersebut. Gerakan ini dilakukan setiap 1 tahun sekali pada salah satu titik area
pantai di Indonesia, dan pada tahun ini, GERTAKAU telah mencapai tahun ketiganya.
Pantai Muara Bungin menjadi sasaran GERTAKAU tahun ini karena ia merupakan salah satu
destinasi wisata pantai potensial yang sayangnya belum bebas dari permasalahan sampah. Pada Sabtu, (7/09/23) tepat pada pukul 15.00 WIB, kegiatan beach clean-up atau bersih-bersih pantai di pesisir perbatasan Bekasi dan Karawang tersebut dilaksanakan secara serempak oleh seluruh panitia dan relawan.
Relawan terdiri dari mahasiswa, dosen, pejabat desa, bahkan warga lokal mulai dari anak-anak sampai ibu-ibu.
Seluruh partisipan berkumpul di pantai untuk dibagi menjadi
beberapa tim.
Setelah dibagi menjadi beberapa tim, setiap
tim menerima satu kantong sampah besar dan mulai
berpencar ke titiknya masing-masing untuk memungut sampah yang ada.
Beach Clean-Up ini merupakan kerjasama antara
GERTAKAU Vokasi UI dan Green Welfare Indonesia (GWF).
Selain itu, GERTAKAU tahun ini juga didukung oleh PLN
berkat inisiatifnya untuk berpartisipasi terhadap transisi
energi melalui panel surya yang juga dipasang di desa
sekitar pesisir tersebut, desa Pantai Bakti. Aksi Bersih Pantai ini bertujuan untuk menyongsong harapan bersama, menunjukkan pada
masyarakat desa bahwa mereka punya peran penting dalam pembangunan dan pelestarian
lingkungan kampung halamannya. (SL)












