Ket. Foto: Hj. Andi Nirwana Sebbu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) periode 2019–2024
JAKARTA, – Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran santri dalam menjaga nilai-nilai agama, merawat persatuan bangsa, serta mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berakhlak mulia.
Hj. Andi Nirwana Sebbu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) periode 2019–2024 dari daerah pemilihan Sulawesi Tenggara (Sultra), menyampaikan pesan tentang pentingnya peran santri dalam membangun masa depan Indonesia.
Dalam pesan yang disiapkan untuk memperingati Hari Santri Nasional 2026, ia mengajak seluruh santri di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat pemahaman agama, serta mengambil bagian dalam pembangunan bangsa.
“Selamat Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2026. Saya mengajak seluruh santri di Indonesia untuk terus menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” ungkap Andi Nirwana, Kamis (22/10/26)
Santri Harus Mampu Menjawab Tantangan Zaman
Menurut pesan tersebut, santri memiliki peran strategis, bukan hanya dalam memperdalam ilmu agama, tetapi juga dalam menjaga persatuan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial, santri diharapkan mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan ajaran agama.
Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, menurut pesan tersebut, perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, integritas, serta kepedulian terhadap masyarakat.
“Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, santri harus mampu meningkatkan kualitas diri, menguasai ilmu pengetahuan, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin,”
Pesantren Berperan Membentuk Generasi Berkarakter
Lebih lanjut, pesan Hari Santri Nasional ini menekankan pentingnya peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi berilmu, mandiri, disiplin, dan memiliki akhlak yang baik.
Pesantren diharapkan terus berkembang menjadi pusat pendidikan yang mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan, sekaligus mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa.
Hj. Andi Nirwana Sebbu juga menaruh perhatian pada pentingnya membangun generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pengabdian.
“Saya berharap pesantren terus melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada masyarakat,”imbuhnya.
Perkuat Persaudaraan dan Keutuhan NKRI
Peringatan Hari Santri Nasional juga menjadi pengingat atas kontribusi ulama dan kalangan pesantren dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Semangat perjuangan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap Tanah Air perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap terjaga.
Karena itu, Hari Santri Nasional hendaknya tidak sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat.
“Mari kita jadikan Hari Santri Nasional sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga keutuhan NKRI, dan membangun Indonesia yang lebih maju, damai, serta bermartabat. Santri Hebat, Indonesia Kuat!”tegas Andi.
“Semangat Hari Santri Nasional 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh generasi muda untuk terus menuntut ilmu, menjaga akhlak, memperkuat persatuan, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tutup Andi.
(Red)












