Depok.Nasionalnews.co.id Berada di Gedung sebaguna Gumilang, Jalan Tipar Mekarsari, Cimanggis, Kota Depok. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat menggelar Talkshow yang bertema “Ekonomi Rancage sebagai Pilar Pembangunan Jawa Barat” Kamis (16/04/26)
Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari, S.H., hadir sebagai narasumber dengan mengangkat tema “Pro Rakyat: Penguatan Ekonomi Daerah”. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Menurut Yeti, penguatan ekonomi daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan peran aktif para tokoh masyarakat sebagai ujung tombak dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, baik di tingkat Kota Depok, Jawa Barat, maupun nasional.
“Ini menjadi bentuk penguatan bagi kami di legislatif, sekaligus bagi para tokoh masyarakat yang memiliki peran strategis dalam menjaga kestabilan daerah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa tantangan global pada tahun 2026 semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik hingga gangguan rantai pasokan global yang turut berdampak pada perekonomian nasional, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Yeti juga menjelaskan bahwa swasembada pangan merupakan bagian penting dari agenda prioritas nasional yang sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah Indonesia. Keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh kemampuan daerah dalam mewujudkan kemandirian pangan berbasis potensi lokal.
“Putaran ekonomi daerah harus diperkuat melalui pemanfaatan potensi komunitas dan sumber daya lokal. Kemandirian pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga distribusi serta keberlanjutan ekonomi masyarakat,”ucapnya.
Yeti berharap melalui forum diskusi seperti ini akan lahir gagasan serta kolaborasi nyata yang mampu memperkuat ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan. Yeti mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. (SL)












