JAKARTA- Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jamaah Wahidiyah DKI Jakarta menggelar doa Bersama untuk keberkahan bangsa, di Lapangan Wisma Atlit Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026) malam.
Sekitar 2000 jamaah yang hadir tampak antusias dan penuh khidmat mengikuti acara bertajuk Mujahadah Nisfussanah yang selenggarakan Yayasan Perjuangan Wahidiyah (YPW) DKI Jakarta itu.
Secara teknis, mujahadah ialah bersungguh-sungguh memerangi hawa nafsu untuk diarah kembali kepada Allah (fafirruu ilallah) dan Rasul-Nya menggunakan metode pembacaan shalawat kepada Nabi SAW, yakni Shalawat Wahdiyah, baik secara individu maupun berjamaah.
Menurut Ketua YPW Jakarta Pusat, Ustadz Zaenal Arifin SHI, yang juga Ketua Panitia Pelaksana Mujahadah Nisfussanah Provinsi DKI Jakarta, Sholawat Wahidiyah boleh diamalkan untuk beragam kebutuhan, terutama untuk menjernihkan hati dan makrifat billah (menyadari semua terjadi atas kehendak Allah).
Kata Ustadz Zaenal, Sholawat Wahidiyah boleh diamalkan siapa saja kapan saja. Tidak pandang bulu. “Atau ingin mengamalkan yang praktis, boleh membaca kalimat nida (menyeru) saja yang terdapat di dalam lembaran amalan Sholawat Wahiyah, yaitu Yaa Sayyidii Yaa Rosulalloh (Duhai Pemimpin kami, duhai utusan Alloh), baik lisan atau di dalam hati secara berulang-ulang. Insya Allah banyak faedahnya,” ujarnya.
(*)












