DEPOK – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad, bertemu muka dengan warga Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, dalam kegiatan reses sebagai bentuk pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun 2026.
Agenda ini menjadi salah satu upaya DPRD Jawa Barat untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus mendekatkan diri dengan pemilihnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hasbullah menyorot terkait pendidikan. Ia menyebut daya tampung sekolah terutama dari jenjang SMP hingga SMA harus diperbesar
“Tahun ini Depok kebagian satu sekolah maung dengan dua jalur masuk yakni jalur akademik dan jalur prestasi yakni di SMA satu Depok,” ujarnya.
“Tahun ini juga di launching beasiswa untuk desil 1-5,” tambahnya.
Skema bantuan yang sebelumnya berbasis sekolah, kini resmi dialihkan menjadi beasiswa yang disalurkan secara langsung kepada siswa dari keluarga kurang mampu di seluruh wilayah Jawa Barat
Ia juga mengingatkan warga untuk tidak lupa memperbarui status desilnya agar bisa mendapatkan bantuan pemerintah.
Menurutnya, memperbarui desil sangatlah penting karena menentukan kelayakan masyarakat dalam menerima bantuan pemerintah seperti bansos atau KIP Kuliah.
“Karena kondisi ekonomi bersifat dinamis, pembaruan memastikan data di DTKS atau DTSEN selalu mencerminkan realita, sehingga penyaluran subsidi tepat sasaran dan hak Anda tetap terlindungi,” ujarnya.
“Bisa jadi saat membuat KTP statusnya karyawan atau wiraswasta, tapi statusnya berubah karena sudah kena PHK atau usahanya sudah bangkrut. Ini harus diperbarui agar bisa mendapatkan bantuan pemerintah,” tegas Hasbullah.
Berikut adalah alasan utama mengapa pembaruan desil sangat krusial:
1. Penentu Utama Penerimaan Bansos
Sistem menempatkan masyarakat dalam skala 1 hingga 10, di mana kelompok Desil 1–4 (sangat miskin hingga rentan miskin) diprioritaskan untuk mendapat bantuan seperti PKH dan BPNT. Jika kondisi ekonomi Anda memburuk namun sistem masih membaca Anda di Desil tinggi, bantuan bisa terlewat.
2. Acuan Subsidi Pendidikan
Bagi pelajar atau mahasiswa, tingkat desil menjadi parameter utama untuk menentukan keringanan biaya seperti penentuan besaran UKT maupun kelayakan menerima KIP Kuliah.
3. Mencegah Salah Sasaran dan Pemutusan Bansos
Apabila ekonomi keluarga Anda sudah membaik dan naik kelas, memperbarui desil adalah langkah jujur agar bantuan dialihkan kepada yang lebih membutuhkan. Sebaliknya, jika ekonomi Anda sedang sulit namun data desil tidak diperbarui, bantuan yang selama ini diterima berisiko dihentikan oleh sistem.
Cara Memperbarui Data Desil
Masyarakat harus tahu bahwa data Desil tidak berubah otomatis. Berikut adalah cara mudah untuk mengajukan pembaruan data agar sesuai dengan kondisi riil di lapangan:
Secara Mandiri: Warga dapat mengajukan perubahan status secara online menggunakan ponsel dengan memanfaatkan aplikasi resmi. Unduh dan gunakan Aplikasi Cek Bansos Kemensos untuk mengecek status sekaligus mengajukan perbaikan data.
Melalui Aparatur Setempat: Laporkan perubahan atau ketidaksesuaian kondisi ekonomi langsung kepada RT/RW atau pihak kelurahan/desa setempat agar data diusulkan masuk ke dalam musyawarah desa/kelurahan (Musdes/Muskel).
Pastikan data Anda selalu valid agar setiap program perlindungan sosial dari pemerintah dapat diterima oleh pihak yang benar-benar berhak.












