Opini  

Urgensi Pendidikan Islam di Tingkat Sekolah Dasar

Seiring majunya ilmu pengetahuan, akhir-akhirv ini kita sering menyaksikan hal yang sangat menyedihkan yakni fenomena degradasi moral. Apa yang kita saksikan selama ini, entah karena kegagalan pembentukan individu atau karena hal yang lain, menyebabkan perilaku menyimpang yang Sebagian ahli mengatakan sebagai krisis moral atau akhlak.

Sejalan dengan hal itu, arah pelajaran etika di dalam Al-Qur’an dan secara tegas di dalam hadis Nabi Muhammad SAW mengenai diutusnya Nabi Muhammad SAW adalah untuk memperbaiki moralitas bangsa Arab waktu itu.

Oleh karena itu berbicara pendidikan agama Islam, baik makna atau tujuannya haruslah mengacu pada penanaman nilai-nilai Islam dan tidak dibenarkan melupakan etika sosial atau moralitas sosial. Penanaman nilai-nilai ini juga dalam rangka menuai keberhasilan hidup (hasanah) di dunia bagi anak didik yang kemudian akan mampu membuahkan kebaikian di akhirat kelak.

Urgensi Pendidikan Islam di Sekolah Dasar

Seseoarang bayi yang baru lahir dalam konsep Islam berpotensi baik. Sebab fitrahnya memang baik. Karakter berubah seiring Pendidikan yang ada di luar dirinya. Hal ini yang membantah teori tabularasa John Lock yang mengatakan bahwa bayi yang baru lahir ibarat kertas kosong yang tidak memiliki potensi baik dan buruk

Dengan bekal fitrah bertuhan di atas, maka sejatinya manusia harus tumbuh menjadi orang baik. Namun kenyataannya tidak demikian. Padahal Allah SWT menganugerahi pancaindera, pikiran, dan rasa sebagai modal untuk menerima ilmu pengetahuan, memiliki ketermpilan dan mendapatkan sikap tertentu melalui proses kematangan dan belajar terlebih dahulu. 

Pendidikan agama Islam adalah ikhtiar manusia dengan jalan bimbingan dan pimpinan untuk membantu dan mengarahkan fitrah agama anak didik menuju trbentuknya kepribadian utama sesuai dengan ajaran agama. Oleh karena itu, pendidikan agama Islam sangat penting sebab dengan pendidikan agama Islam, orang tua atau guru berusaha supaya sadar memimpin dan mendidik anak diarahkan pada perkembangan jasmani dan rohani sehingga mampu membentuk kepribadian yang utama yang sesuai dengan ajaran agama Islam.

Dengan Pendidikan agama Islam juga dapat mengarahkan siswa untuk melakukan akhlak yang baik, disamping juga transfer ilmu pengetahuan.

Ilmu dan akhlak adalah dua hal yang saling berkelindan. Keduanya harus dimiliki oleh seorang jika ingin hidup lebih baik. Namun demikian dari keduanya, akhlak harus lebih diutamakan ketimbang ilmu.

Cukup jelas bahwa Nabi Muhammad diutus di dunia bukan untuk menyempurnakan ilmu atau apapun kecuali hanya untuk menyempurnakan akhlak. Akhlak lebih utama dibandingkan dengan apapun. Oleh karena itu tidak ad acara lain di lembaga pendidikan tingkat dasar dengan menerapkan Pendidikan agama Islam secara optimal sehingga dapat mewujudkan siswa yang memiliki akhlak yang baik di samping memiliki ilmu pengetahuan. 

Penulis: Umi Munkhorijah (Guru PAI SDN Sindangsari 02)